Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang memiliki kontribusi besar terhadap produk domestik bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja di daerah. Di Kabupaten Manokwari sendiri memiliki banyak pelaku usaha yang setingkat UMKM yang jadi pelaku ekonomi didaerah. Mulai dari jenis usaha seperti industri makanan dan minuman, industri kerajinan, dan industri produk kreatif, dan lain-lainnya. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Manokwari pada tahun 2022 mencapai 6,5%, namun tingkat literasi keuangan masyarakat masih tergolong rendah, dengan hanya 29,66% dari total populasi yang memahami dasar-dasar manajemen keuangan (BPS, 2023). Untuk itu lewat Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Tahun Akademik 2025, Prodi akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis–UNIPA bersama dengan mahasiswa/i melaksanakan berbagai kegiatan Sosialisai Pengelolaan Keuangan dan Pelatihan Pembukuan Sederhana Bagi Masyarakat Para Calon/ Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kota Manokwari.
Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Prodi Akuntansi, meliputi 3 (tiga) kegiatan yang berbeda dan di 3 (Tiga) lokasi berbeda seperti : Sosialisasi keuangan yang dilakukan di Prafi, Pelatihan Pembukuan Sederhanan di Amban Pantai dan Sosialisasi Cerdas Kelola Uang Untuk Masa Depan di SMA Negeri 10 Anggori. Dengan maksud agar targetnya dari kegiatan tersebut adalah berbagai lapisan masyarakat seperti: Pelaku wirausaha pemula, pemilik usaha UMKM dari sektor kerajinan, kuliner, pertanian dan lain-lain serta Para Calon wirausaha muda dari kalangan anak muda atau Gen-Z.
Melalui kegiatan tersebut, diharap dapat menjembatani kesenjangan pengetahuan serta dapat memberikan edukasi praktis mengenai cara pengelolaan keuangan dan pencatatan pembukuan sederhana agar lebih mudah dipahami serta diimplementasikan oleh para calon wirausaha muda dan para pelaku wirausaha skala UMKM di kota Manokwari. Penyelenggaraan sosialisasi dan pelatihan ini didasari oleh kesadaran akan pentingnya literasi keuangan bagi para calon wirausaha muda atau pelaku usaha UMKM agar tidak hanya mampu bertahan dalam menjalankan usahanya secara operasional namun juga memiliki daya saing dan mengakses permodalan yang lebih luas. Sehingga mereka dapat merintis jalan usaha mereka dengan lebih baik lagi.









Sumber : Tim PKM 2025 Prodi.Akuntansi_FEB_UNIPA






